Dr. Badruzzaman, S.Ag., M.Pd.

DR. BADRUZZAMAN PAT BADRUN, S.Ag., M.Pd.

03 September 2008

Prof. Riset Drs. H. PAT. BADRUN, MS. CALEG DPRD PROV. SULSEL PARTAI INDONESIA SEJAHTERA


Prof.Riset Drs.H.Pat.Badrun,MS. sangat memahami persoalan sosial keagamaan di Indonesia, apa lagi dalam skop Sulawesi Selatan. Pengalamannya sebagai peneliti selama lebih 25 tahun pada Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama yang menempah dia untuk bergelut dengan berbagai persoalan-persoalan sosial keagamaan dan berbagai alternatif permecahannya. Beberapa hasil karyanya telah dijadikan bahan pijakan Departemen Agama dalam menetapkan kebijakan pembangunan di bidang agama, baik yang berkaitan dengan budaya, sosial, keagamaan, pendidikan agama maupun lektur keagamaan. Hasil tempahan pengalaman meneliti yang dilakukan sekurangnya tiga kali penelitian tiap tahun membawa beliau mencapai jenjang tertinggi pada kepangkatan kepegawaian IV/e dan mendapatkan penghargaan untuk dikukuhkan memperoleh gelar Professor Riset oleh Majelis Pengukuhan Professor Riset Lembaga Ilmu Pengertahuan Indonsia (LIPI) di Jakarta pada akhir tahun 2007. Sosok agamawan yang lahir di Masamba 03-12-1942 juga pernah terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan penelitian yang dilakukan oleh Pusat Latihan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial (PLPIS) di Universitas Airlangga Surabaya tahun 1982-1983.

Selain aktivitasnya sebagai peneliti, H.Pat.Badrun, yang menyelesaikan studi di Fakultas Pasca Sarjana IPB Jurusan/Program Studi Pengelolaan Lingkungan Hidup, juga aktif memperjuangkan kepentingan-kepentingan masyarakat melalui kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan. Sejak tahun 70-an beliau aktif memperjuangkan peningkatan harkat dan kesehjateraan para Imam Desa (Pegawai Syara’) dan guru mengaji. Sejak itu pula ia aktif sebagai dosen luar biasa di berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Ia pula aktif sebagai nara sumber dalam berbagai kegiatan ilmiyah, seperti seminar, symposium, temu ilmiah, penataran/diklat dan semacamnya baik tingkat nasional maupun lokal, serta memberikan ceramah-ceramah baik keagamaan maupun berkaitan dengan hasil-hasil penelitian dan metodelogi penelitian.

Pengalamannya dalam birokrasi pun cukup, khususnya dalam lingkungan Departemen Agama. Pada tahun 1961 memulai tugas sebagai PNS atau guru di Kementrian/Departeman Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng. Lalu ia pindah ke Departemen Agama pada tahun 1967 dan bertugas di Kabupaten Soppeng. Beberapa jabatan stuktural yang pernah dijabat adalah Kepala KUA Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng tahun 1968-1970, Sekretaris Perwakilan Departemen Agama Kabupaten Soppeng tahun 1970-1973, Sekretaris Fakultas Tarbiyah UNNU Soppeng, tahun 1971-1974, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Departemen Agama Kabupaten Soppeng tahun 1973-1976 dan Seksi Penerangan Agama Islam (Penais) Tahun 1977-1980. Dari tahun 1990-1996 menjabat Dekan Fakultas Dakwah Unversitas Al-Qazali Ujung Pandang (Sekarang Fakultas Agama Universitas Islam Makassar UIM). Sejak tahun 1980 menjadi Pegawai/Peneliti pada Balai Litbang Agama Makassar, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama. Sehingga pada tahun 1996, ia memperoleh penghargaan dari Presiden RI berupa Satya Lencana Karya Satya XXX (30 tahun).

Kini ia ditawar oleh Partai Indonesia Sejahtera untuk lebih terlibat langsung memperjaungkan kepentingan-kepentingan masyarakat yaitu peningkatan harkat dan kesejateraan melalui wadah politik. Partai yang merencanakan untuk mengusung Sutiyoso mantan Gubernur DKI sebagai calon Presiden pada Pilpres akan datang, melihat sosok Prof. R. Drs. H. Pat.Badrun, MS. memilki dedikasi dan integritas keprbadian yang pro pada kepentingan masyarakat, menempatkannya sebagai Calon Legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dengan Nomor Urut 1 (satu) Daerah Pemilihan I Makassar.

1 komentar:

BADRUZZAMAN mengatakan...

Saya sangat meresponi pencalonan Prof. Riset Drs. H. Pat.Badrun sebagai calon DPRD Prov. Sulsel. Beliau saya kenal sebagai seorang yang pempunyai prinsip terhadap perjuangan peningkatan harkat pada Imam Desa. beberapa kali kami diikutkan diklat/penataran imam desa. penyelenggaraan diklat/penataran tersebut saya ketahui melibatkan pejabat gubernur Prov. Sulsel sejak tahun 1990. karena itu salama sekian kali diklat/penataran dilakukan ia selalu mendapat dukungan oleh bapak Gubernur Prov. Sulsel.

KHAZANAH SEJARAH:MATAHARI ISLAM AKAN TERBIT DI DUNIA BARAT

by Ahmad M. Sewang  Bagian Pertama   Judul di atas, sebuah prediksi, berdasarkan beberapa argumentasi, yaitu: 1. Sejak setelah Perang Dunia ...