Postingan

SYEKH ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ

 Oleh Ahmad M. Sewang Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz adalah salah seorang ulama terkemuka Arab Saudi pada abad ke-20. Ia pernah menjabat sebagai Mufti Umum Kerajaan Arab Saudi dan dikenal luas melalui pengajaran, fatwa, ceramah, serta karya-karyanya dalam bidang akidah, fikih, dan persoalan keislaman. Situs resmi yang menghimpun warisan ilmiahnya mencatat bahwa beliau lahir di Riyadh pada 12 Dzulhijjah 1330 H dan dikenal karena keluasan ilmu serta pengabdiannya kepada umat. Biografi Singkat Nama: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Lahir: 12 Dzulhijjah 1330 H/November 1912 M, di Riyadh, Arab Saudi. Pendidikan: Sejak kecil belajar Al-Qur'an dan ilmu-ilmu keislaman kepada sejumlah ulama. Kondisi fisik: Mengalami gangguan penglihatan sejak usia muda dan kemudian kehilangan penglihatannya secara total. Namun, keadaan tersebut tidak menghalanginya untuk terus belajar, mengajar, berdakwah, dan menghasilkan karya-karya keilmuan. Wafat: 13 Mei 1999 M/27 Muharram 1420 H, di Taif, Arab Sa...

PROF. DR. ALI SYARI’ATI: SOSIOLOG DAN CENDEKIAWAN DARI IRAN

 Oleh Ahmad M. Sewang Ali Syari’ati adalah seorang sosiolog, cendekiawan, dan pemikir Muslim asal Iran yang dikenal luas melalui gagasannya tentang sosiologi agama, pembaruan pemikiran Islam, keadilan sosial, dan pembebasan manusia. Pemikirannya banyak membahas hubungan antara Islam, masyarakat, sejarah, dan tanggung jawab manusia dalam mewujudkan kehidupan yang lebih adil. Biografi Singkat Lahir: 23 November 1933, di Mazinan, sebuah desa dekat Sabzevar, Provinsi Khorasan, Iran. Wafat: 18 Juni 1977, di Southampton, Inggris. Ayah: Muhammad Taqi Syari’ati, seorang ulama dan cendekiawan Muslim yang dikenal memiliki perhatian terhadap pembaruan pemikiran Islam. Ali Syari’ati tumbuh dalam lingkungan keluarga yang religius dan intelektual. Pendidikan awalnya ditempuh di Iran. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi dan pada tahun 1960 berangkat ke Prancis untuk melanjutkan studi. Di Universitas Sorbonne, Paris, ia memperoleh gelar doktor pada tahun 1964. Selama berada di Prancis, pemik...

PROF. DR. ABDUS SALAM: ILMUWAN MUSLIM PAKISTAN PERAIH NOBEL FISIKA

 Oleh Ahmad M. Sewang  Pada tahun 1964, ia turut mendirikan International Centre for Theoretical Physics (ICTP) di Trieste, Italia. Lembaga ini didirikan dengan tujuan membantu para ilmuwan, terutama dari negara-negara berkembang, Agar dapat mengembangkan kemampuan penelitian dan tetap terhubung dengan perkembangan ilmu pengetahuan internasional. Dengan demikian, Abdus Salam tidak hanya dikenal sebagai ilmuwan yang menghasilkan pemikiran penting dalam fisika teoretis, tetapi juga sebagai tokoh yang berusaha membuka kesempatan yang lebih luas bagi para ilmuwan dari negara-negara berkembang. Abdus Salam dan Perbedaan dalam Kehidupan Umat Islam Dalam pembahasan mengenai Abdus Salam, terdapat pula aspek kehidupan keagamaannya yang tidak dapat dilepaskan dari konteks sejarahnya. Abdus Salam merupakan seorang penganut Ahmadiyah. Hal ini merupakan bagian dari biografinya yang perlu disebutkan secara apa adanya, tanpa harus mengurangi penghargaan terhadap kontribusinya dalam pengemban...

PROF. DR. FAZLUR RAHMAN: CENDEKIAWAN MUSLIM NEO-MODERNIS

 Oleh Ahmad M. Sewang Fazlur Rahman Malik adalah seorang cendekiawan dan pemikir Muslim asal Pakistan yang dikenal luas karena gagasannya tentang neo-modernisme Islam serta metode penafsiran Al-Qur'an yang dikenal sebagai double movement atau gerakan ganda. Pemikirannya berusaha mempertemukan khazanah intelektual Islam dengan tantangan kehidupan modern melalui pendekatan historis, rasional, dan etis. Biografi Singkat Nama: Fazlur Rahman Malik Lahir: 21 September 1919, Hazara, wilayah barat laut anak benua India, yang kemudian menjadi bagian dari Pakistan. Wafat: 26 Juli 1988, Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Fazlur Rahman dilahirkan dalam keluarga Muslim yang religius dan tumbuh dalam tradisi keilmuan Islam mazhab Hanafi. Ayahnya, Maulana Shihab ad-Din, adalah seorang ulama yang memiliki latar belakang pendidikan keislaman tradisional. Sejak kecil, Fazlur Rahman memperoleh pendidikan agama secara langsung dari keluarganya dan telah menghafal Al-Qur'an pada usia sekitar sepul...

SAYYID QUTB: PEMIKIR ISLAM DAN PENULIS TAFSIR FI ZILAL AL-QUR'AN

Oleh Ahmad M. Sewang Sayyid Qutb adalah seorang pemikir Islam, sastrawan, kritikus sastra, dan penulis tafsir Al-Qur'an terkemuka dari Mesir. Ia dikenal luas sebagai salah seorang tokoh penting Ikhwanul Muslimin yang pemikirannya memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan gerakan Islam pada abad ke-20. Biografi Singkat Sayyid Qutb memiliki nama lengkap Sayyid Ibrahim Husain asy-Syadzili Qutb. Ia lahir pada 9 Oktober 1906 di Desa Musha, Provinsi Asyut, Mesir. Sejak muda, ia menunjukkan minat yang besar terhadap pendidikan, sastra, dan pemikiran keagamaan. Beliau menempuh pendidikan di Dar al-Ulum, Kairo, dan kemudian bekerja di lingkungan Kementerian Pendidikan Mesir. Pada masa awal kehidupannya, Sayyid Qutb dikenal sebagai penulis dan kritikus sastra.  Perjalanan intelektualnya kemudian berkembang ke arah pemikiran Islam dan persoalan sosial-politik. Pada 1948, ia berangkat ke Amerika Serikat untuk mempelajari bidang pendidikan. Setelah kembali ke Mesir, orientasi pemikirannya...

SYIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYAH

  Oleh Ahmad M. Sewang  Ibnu Taimiyah adalah seorang ulama besar dan pemikir Islam terkemuka. Beliau lahir di Harran, Suriah, pada 10 Rabiulawal 661 Hijriah (1263 Masehi). Nama lengkap beliau adalah Taqiyuddin Ahmad bin Abdul Halim bin Taimiyah. Beliau dikenal sebagai Syaikhul Islam karena keluasan ilmunya dalam berbagai bidang keislaman seperti tafsir, hadis, fikih, dan akidah. Kehidupan Awal dan Keluarga Beliau tumbuh di keluarga ulama. Ayahnya (Syihabuddin bin Taimiyah) dan kakeknya (Majduddin Abul Barakat) adalah cendekiawan serta guru besar mazhab Hanbali. Hijrah ke Damaskus:  Pada tahun 667 H (1268 M), saat berusia enam tahun, beliau dan keluarganya pindah ke Damaskus, Suriah. Kepindahan ini dilakukan untuk menghindari serangan pasukan Mongol (Tartar) yang menyerang wilayah Irak dan sekitarnya. Kecerdasan Luar Biasa: Beliau sudah menghafal Al-Qur'an sejak usia muda dan menguasai berbagai cabang ilmu agama. Di usia 17 tahun, beliau sudah diberi kepercayaan untuk memb...

IHYA’ ULUM AL-DIN: MASTERPIECE HUJJATUL ISLAM, IMAM AL-GHAZALI

  Oleh Ahmad M. Sewang Ihya’ ‘Ulum al-Din merupakan salah satu karya monumental Abu Hamid Muhammad al-Ghazali (w. 505 H/1111 M), seorang ulama, teolog, filsuf, dan sufi yang sangat berpengaruh dalam sejarah intelektual Islam. Karya ini membahas kehidupan keagamaan manusia secara luas, meliputi ibadah, akhlak, kehidupan sosial, penyucian jiwa, dan perjalanan spiritual menuju kedekatan dengan Allah swt. Secara keseluruhan, Ihya’ ‘Ulum al-Din terdiri atas empat bagian besar (rub‘), yang masing-masing terbagi lagi ke dalam beberapa kitab: Bagian pertama (Rub‘ al-‘Ibadat) membahas berbagai bentuk ibadah, seperti ilmu dan kewajiban menuntut ilmu, thaharah, salat, zakat, puasa, haji, membaca Al-Qur’an, zikir, doa, serta berbagai bentuk ibadah lainnya. Bagian kedua (Rub‘ al-‘Adat) membahas kehidupan sosial dan kebiasaan manusia, antara lain adab makan dan minum, perkawinan, bekerja, mencari penghidupan, pergaulan, persahabatan, serta hubungan sosial lainnya. Bagian ketiga (Rub‘ al-Muhlikat...